Menuju Prodi Bereputasi Unggul; 23 Calon Mahasiswa Adu Gagasan Disertasi Dalam Seleksi S3 Prodi Studi Islam Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Ponorogo, 23 Juni 2026 – Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo kembali menyelenggarakan Ujian Seleksi Masuk Program Studi Doktor Studi Islam (S3 DSI) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di gedung (PSB) Pusat Sumber Belajar tersebut diikuti oleh 23 calon mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Program Studi Doktor Studi Islam menjelaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara komprehensif untuk memastikan kesiapan akademik para calon mahasiswa dalam menempuh pendidikan doktoral. Pendidikan doktoral adalah jenjang pendidikan akademik puncak yang sakral, oleh karena itu kesiapan mahasiswa untuk mengarungi bahtera bernama S3 ini menjadi penting dan krusial. Dari total 23 pendaftar, sebanyak 3 orang merupakan peserta gelombang pertama, sedangkan 20 orang lainnya berasal dari gelombang kedua.

Rangkaian ujian meliputi beberapa aspek penting, antara lain komitmen dan kesiapan studi doktoral, pengalaman publikasi ilmiah, pengalaman pengabdian kepada masyarakat, serta wawancara akademik terkait rencana penelitian disertasi. Selain itu, para peserta juga diminta mempresentasikan proposal disertasi sebagai bagian dari penilaian kesiapan riset dan arah pengembangan keilmuan yang akan ditempuh selama masa studi. Tahapan ujian tersebut juga menguji calon mahasiswa sejauh mana mahasiswa mampu menyerap literatur baik literatur arab klasik dan modern maupun literatur-literatur babon berbahasa inggris.

Melalui proses seleksi ini, program DSI Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berupaya menjaring calon doktor yang tidak hanya memiliki kapasitas akademik yang baik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam pengembangan keilmuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, memiliki minat riset yang tinggi serta mampu masuk pada research broader yang luas dengan penguasaan literatur baik arab maupun inggris dengan baik. Presentasi proposal disertasi menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur orisinalitas gagasan, relevansi tema penelitian, serta kelayakan penyelesaian studi dalam waktu yang telah ditentukan.

Pada tahun 2026 ini, Program Studi Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo juga mendapatkan mandat sebagai penyelenggara Program Beasiswa Madrasah Diniyah (Madin) dari Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur. Melalui program tersebut, tersedia kuota sebanyak 10 penerima beasiswa untuk jenjang doktoral pada Program Studi Doktor Studi Islam.

Adapun proses seleksi penerima Beasiswa Madin akan dilaksanakan pada waktu yang berbeda dan sepenuhnya menjadi kewenangan LPPD Provinsi Jawa Timur. Program beasiswa tersebut secara khusus diperuntukkan bagi dosen yang mengabdi pada perguruan tinggi yang berada di bawah naungan pesantren, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan tradisi akademik berbasis madrasah dan pesantren.

Kepercayaan yang diberikan oleh LPPD Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu bukti meningkatnya rekognisi terhadap Program Studi Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Dalam beberapa tahun terakhir, program studi ini terus melakukan berbagai pembenahan dan inovasi akademik guna menghadirkan pengalaman studi doktoral yang memiliki kedalaman dan kualitas keilmuan berbasis riset-riset mutakhir.

Program Doktor Studi Islam juga berkomitmen menghadirkan ekosistem akademik yang kondusif melalui penguatan budaya riset, pengabdian masyarakat berbasis keilmuan, kolaborasi nasional maupun internasional, serta pendampingan akademik yang intensif. Didukung oleh dosen-dosen dengan pengalaman akademik dan rekam jejak penelitian yang panjang di bidangnya masing-masing, Program Studi Doktor Studi Islam (DSI) PPs UIN Kiai Ageng Muhammad Besari diharapkan mampu melahirkan para doktor yang memiliki integritas keilmuan, kapasitas kepemimpinan akademik, serta kontribusi nyata bagi pengembangan Islam, masyarakat, dan peradaban.

Dengan tingginya minat pendaftar yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, Program Studi Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo optimistis dapat terus menjadi salah satu pusat pengembangan studi Islam yang unggul, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Redaksi Humas DSI Pasca

Berita Terbaru