Sarangan, Magetan – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menyelenggarakan Workshop Finalisasi Revisi Dokumen Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Selasa–Rabu, 4–5 Agustus 2026, bertempat di Hotel Sarangan, Magetan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan mutu akademik melalui penyempurnaan dokumen kurikulum yang selaras dengan Outcome-Based Education (OBE), Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti).

Workshop secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. H. Agus Purnomo, M.Ag sebagai Direktur Pascasarjana yang didampingi oleh Dr. Sugiyar, M.Pd,I sebagai Wakil Direktur Pascasarjana. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Sekjur dari enam program studi di lingkungan Pascasarjana, yang terdiri atas lima Program Magister dan satu Program Doktor, yaitu Program Doktor (S3) Studi Islam, serta Gugus Mutu Pascasarjana Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Seluruh program studi melaksanakan proses finalisasi dokumen kurikulum yang dipimpin dan dikawal langsung oleh masing-masing Ketua Program Studi bersama tim pengembang kurikulum.
Selama dua hari pelaksanaan, setiap program studi melakukan pembahasan secara intensif melalui Focus Group Discussion (FGD), verifikasi, harmonisasi, dan penyempurnaan dokumen kurikulum sesuai karakteristik serta kebutuhan masing-masing program studi. Proses ini bertujuan memastikan bahwa seluruh komponen kurikulum tersusun secara sistematis, terintegrasi, dan memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Khusus Program Doktor (S3) Studi Islam, proses finalisasi dipimpin oleh Dr. Basuki, M.Ag. bersama tim pengembang kurikulum. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan berbagai dokumen akademik sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan doktor berbasis KKNI Level 9. Materi yang dibahas meliputi penyempurnaan visi keilmuan, visi, misi, tujuan, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, struktur dan organisasi kurikulum, peta kurikulum, peta mata kuliah, mekanisme pelaksanaan kurikulum, modalitas pembelajaran, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), instrumen dan rubrik penilaian, mekanisme penerimaan mahasiswa baru, penjaminan mutu, monitoring dan evaluasi kurikulum, serta dokumen pendukung implementasi kurikulum lainnya.
Seluruh dokumen dikembangkan berdasarkan prinsip constructive alignment, yaitu keterpaduan antara Profil Lulusan, CPL, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, bahan kajian, strategi pembelajaran, metode asesmen, dan indikator ketercapaian pembelajaran. Dengan pendekatan tersebut, kurikulum diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan riset yang orisinal, integritas ilmiah, kepemimpinan akademik, serta daya saing pada tingkat nasional maupun internasional.
Selain penyempurnaan dokumen kurikulum, workshop juga menjadi forum untuk menyelaraskan berbagai kebijakan akademik, di antaranya mekanisme pelaksanaan kurikulum berbasis siklus PPEPP, organisasi kurikulum, sistem evaluasi pembelajaran, pengembangan RPS berbasis OBE, mekanisme penerimaan mahasiswa melalui jalur reguler dan jalur Beasiswa LPPD Provinsi Jawa Timur, serta penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai landasan peningkatan mutu berkelanjutan (Continuous Quality Improvement).
Rangkaian workshop diakhiri dengan presentasi hasil finalisasi dari masing-masing program studi, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dokumen kurikulum kepada Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas penyusunan dan penyempurnaan dokumen kurikulum.

Penyerahan tersebut menjadi simbol komitmen Pascasarjana dalam menghasilkan kurikulum yang adaptif, implementatif, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan dunia pendidikan tinggi.
Melalui workshop ini, Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran, penguatan budaya akademik, serta peningkatan mutu lulusan. Kurikulum yang telah difinalisasi diharapkan menjadi pedoman yang komprehensif bagi seluruh program studi dalam menyelenggarakan pendidikan magister dan doktor yang unggul, inovatif, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kemajuan masyarakat.

Rangkaian workshop selama dua hari ditutup secara resmi oleh Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo yang didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Irawan, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Wirawan Fadli, M.Pd., serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Prof. Dr. H. Miftahul Huda, M.Ag. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan dokumen kurikulum hasil finalisasi kepada Rektor sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik seluruh program studi atas penyusunan dan penyempurnaan dokumen kurikulum yang akan menjadi pedoman penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Pascasarjana.
Melalui workshop ini, Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran, penguatan budaya akademik, dan peningkatan mutu lulusan. Semoga hasil finalisasi dokumen kurikulum ini memberikan manfaat yang nyata, berdampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi, serta menjadi fondasi yang kuat dalam menghasilkan lulusan magister dan doktor yang unggul, inovatif, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pembangunan masyarakat, serta kemajuan bangsa.