Ujian Proposal Disertasi Doktor Studi Islam ke-3 atas nama Indun Fanani (Konsentrasi Bimbingan Penyuluhan Islam)

Ponorogo, 18 November 2025 — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo memulai rangkaian Ujian Proposal Disertasi Program Doktor Studi Islam yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November – Desember 2025.

Pelaksanaan ujian ini merupakan bagian dari proses akademik strategis untuk menilai kesiapan mahasiswa dalam merancang penelitian disertasi, sekaligus memastikan bahwa proposal penelitian disertasi memenuhi kelayakan berdasarkan KKNI Level 9 (Program Doktor), yaitu mampu menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji melalui pendekatan transdisipliner, bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia, serta berpotensi memperoleh pengakuan pada tingkat nasional maupun internasional

Ujian Proposal Disertasi Program Doktor Studi Islam ke-3 atas nama Indun Fanani. Ia mengajukan judul penelitian ‘Pengembangan Model Integratif Peran Penyuluh Agama dalam Moderasi Beragama: Studi Multisitus di Desa Gelangkulon dan Kalimalang, Ponorogo.

Sidang proposal tersebut diselenggarakan di Ruang Sidang Pascasarjana, diuji oleh tim penguji:

  • Ketua Sidang: Prof. Dr. H. AGUS PURNOMO, M.Ag

  • Sekretaris: Dr. BASUKI, M.Ag

  • Penguji Utama / Promotor: Prof. Dr. Hj. KHUSNIATI ROFIAH, M.Ag

  • Penguji 1: Prof. Dr.  H. SUTOYO, M.Ag

  • Penguji 2: Prof. Dr. H. MUHAMMAD THOYIB, M.Pd

  • Penguji 3 / Co-Promotor: Dr. ROHMAH MAULIDIA, M.Ag

Dalam pemaparannya, mahasiswa menguraikan urgensi penguatan moderasi beragama melalui model integratif yang melibatkan peran strategis penyuluh agama di tingkat desa. Penelitian multisitus ini bertujuan menghasilkan pola pemberdayaan yang lebih adaptif, kontekstual, dan relevan dengan dinamika keagamaan masyarakat Ponorogo.

Para penguji memberikan catatan akademik dan masukan konstruktif terkait pematangan kerangka teoritik, konsistensi metodologi, dan penguatan kontribusi riset terhadap pembinaan keagamaan berbasis masyarakat.


Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berkomitmen menjaga kualitas akademik melalui proses evaluasi ilmiah yang ketat dalam setiap tahapan studi doktoral.

Berita Terbaru